Bagi anda yang masih berliburan atau yang masih binggung mau liburan kemana dan yang sedang mau berlibur ke kota Medan khususnya ke daerah Deli Serdang, nih ada salah satu wisata yang menarik buat seru-seruan bareng keluarga atau bareng teman-teman anda , namanya “ Pantai Salju” dengar namanya aja pasti udah pada kepo yaa,hehe??? Yuk, mari kita kupas tuntas bersama tentang Pantai ini.

 

Kira kira apa yang anda pikirkan ketika pertama kali anda mendengar Pantai Salju ? Pasti ada yang mengira bahwa pantai ini di penuhi dengan butiran-butiran salju dan airnya juga pasti sangat dingin, bener gak ? Kalo anda berfikir begitu, anda salah mengiranya. Jika ingin mengetahuinya lebih dalam, anda harus melihat secara langsung bagaimana Pantai aslju itu.

Pantai ini berada di Kecamatan Bangun Purba, Deli serdang, Sumatera Utara. Pantai ini berada pada salah satu aliran sungai yang cukup panjang di daerah deli serdang yaitu Sungai Buaya yang hulunya berada di Kabupaten Simalungun. Pantai berair jenih ini memiliki keistimewaan berupa banyak nya jenis bebatuan yang unik-unik ada mulai dari yang sangat besar hingga paling kecil di dalam airnya ataupun di pinggiran pantainya. Dan di sepanjang  jalan daerah pantainya juga banyak lubang-lubang berupa jalannya air untuk dipakai ke rumah warga.

Pantai Salju resmi dikelola tahun 2009 oleh pemilik tanah bernama Pak Sipayung. Sebelumnya kawasan ini lebih dikenal dengan sebutan Pantai Bela, karena pemilik tanah di sebelah kawasan Pantai Salju bernama Pak M. Bela Pane. Namun Pak Sipayung-lah yang pertama sekali melihat prospek untuk mengelola lokasi pemandian ini secara komersial. Maka pantai bela diganti dengan pantai salju dan terusannya ke bawah pantai salju dinamakan pantai bela.

Penduduk menamakan Pantai Salju karena  airnya yang mengalir di batu-batu cadas memecah seperti salju dan juga para warga melihat beningnya air riak sungai yang mengalir seperti salju dan ada juga pendapat penduduk yang menyatakan bahwa karena pada saat pagi, lapisan kabut menyelimuti bagian pinggir sungai yang tebal hingga hampir menyerupai hamparan salju. Tapi itu semua hanya beberapa pendapat daerah sekitar pantai tersebut.

Tetapi apapun sejarah penamaan warga terhadap pantai salju, yang penting seperti pengamatan saya riak airnya bening dan segar. Apalagi kalau anda menikmati airnya di pagi hari sekitar jam 06.00-09.00 wib anda masih merasakan segarnya riak air pantai tersebut. Ada bagian-bagian pantai yang arusnya nyaman untuk berenang, duduk di pinggir pantai sambil menyantap hangatnya mi instant, berselfie, dan untuk lompat indah juga ada.

Biaya untuk memasuki pantai ini tidak mahal anda cukup menyediakan uang buat parkiran, penyewaan gubuk Rp 30.000,00, penyewaan ban Rp 5000, tempat jajanan jika anda lapar selesai berenang, toilet dan juga tempat sholat.

Pasti anda penasaran bagaimana sih sebenarnya Pantai salju itu, maka dari itu ayo luangkan waktu anda untuk berrekreasi ke tempat ini, pasti anda terpesona dan kagum terhadap fasilitas maupun riak airnya.