Assalamualaikum Wr. Wb. Saya Nurul Sakinah yang biasa dipanggil Nurul, alhamdulillah saya seorang mahasiswi akuntansi tingkat akhir dari Universitas Sumatera Utara. Saya di besarkan dalam keluarga yang sangat harmonis dan insyaAllah patuh terhadap aturan Allah. Ketika saya memasuki Sekolah Menengah Pertama (SMP), saya mulai menggunakan hijab saat sekolah tetapi hanya sesekali saja. Mengapa ? Karena saat itu saya belum mengetahui apa manfaat dari menggunakan hijab dan kedua orang tua saya pun belum menyuruh saya untuk menggunakan hijab. Namun ketika saya memasuki Sekolah Menengah Atas (SMA) tepatnya kelas 2 SMA, saya mulai menggunakan hijab setiap harinya. Sangat banyak alasan saat saya mulai membiasakan menggunakan hijab ini, diantaranya kulit kepala yang terlindungu dari cahaya UV yang kalau secara langsung terkena sinarnya akan merusak kulit kepala, terlindunginya kulit badan dari debu debu dijalanan,  dan lebih mudah dikenali oleh orang.

Menurut saya perempuan dan laki - laki dalam lslam sama-sama harus berbusana yang sopan dan sederhana, tidak pamer, dan tidak mengundang nafsu yang membuat seseorang berbuat dosa. Satu ayat yang membuat saya untuk tetap menggunakan jilbab adalah Al-Quran surah A-Ahzab ayat 59

Artinya : Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak- anak perempuanmu dan istri - istri orang mukmin, "Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

Setelah membaca ayat tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa hijab pada prinsipnya adalah untuk mengendalikan diri dari dorongan nafsu (syahwat) dan menjauhkan diri dari perbuatan dosa dan maksiat. Dan menurut saya selain untuk mengendalikan diri, seorang wanita yang menggunakan hijab juga dapat dipandang identitasnya sebagai seorang muslimah. Ada ciri khas dan identitas tersendiri yang membedakannya dengan orang-orang nonmuslim. Manfaat lain yang didapat dari kita menggunakan hijab adalah meninggikan derajat wanita muslim. Dengan mengenakan hijab yang menutup seluruh auratnya dan tidak membuka auratnya di sembarang tempat maka seorang muslimah itu bagaikan sebuah batu permata yang terpajang di etalase yang tidak sembarang orang dapat mengambil dan memilikinya. Dan bukan seperti batu yang berserakan di jalan di mana setiap orang dapat dengan mudah mengambilnya, kemudian menikmatinya, lalu membuangnya kembali.

Salah satu pengalaman saya ketika saya SMA kelas 1 , saya pulang menaiki kendaraan umum atau becak. Pada saat itu saya tidak menggunakan hijab dan menggunakan baju sekolah yang sedikit ketat dan mini. Namun saat diperjalanan pulang saya di godain oleh tukang becak yang saya naiki. Diperjalanan dia mengutarakan kata-kata yang tidak sopan mencba merayu saya untuk ikut dengannya. Pada saat itu saya sangaaat ketakutan dan tidak ada orang disekeliling. Dan dengan nekat saya memutuskan untuk lompat dari becak tersebut dan lari sambil berteriak toloongg. Alhamdulillah saat itu ada seorang ibu-ibu yang menolong saya dan tukang becak itu langsung pergi. Keesokan harinya saya memutuskan bersekolah untuk menggunakan hijab dengan berharap lindungan dari Allah SWT. Dan seiring berjalannya waktu, banyak hikmah yang saya dapatkan dari kejadian ini yang membuat saya terus menggunakan hijab hingga sekarang yang insyaAllah tetap istiqomah. Aamiin