Assalamu'allaikum Wr.Wb

Saya Nana Marisa Asbi yang lahir di keluarga berdarah Aceh dan seperti  yang kita tau memiliki religius yang cukup kuat. tidak berbeda dengan keluarga bersuku aceh lainnya, saya dibesarkan dengan nilai-nilai agama yang cukup kuat. saat saya Sd dan SMP saya disekolahkan di sekolah yang beragama yang mengaharuskan saya menggunakan hijab.

hingga ketika saya masuk ke SMA yang saat itu salah satu sekolah negri di medan. disekolah negri tersebut bukan hanya murid-murid beragama muslim yang ada tetapi ada agama yang lain, karna itu tidak mewajibkan saya menggunakan hijab. saat tau saya akan masuk ke sekolah tersebut muncul keinginan untuk tidak berhijab lagi di sekolah. dan pada saat saya kelas 1 semester 2 saya merasa risih karena tidak menggunakan hijab di sekolah walaupun pada saat di luar sekolah saya juga jarang menggunakan hijab karena saya merasa masih muda saat itu. dan saat saya naik ke kalas 2 saya memutuskan untuk menggunakan hijab kembali. sampai akhirnya saya tamat di SMA, saya menggunakan hijab di sekolah tetapi di saat luar sekolah terkadang saya melepaskannya, hingga saat saya masuk ke perguruan tinggi dan menjadi wanita yang lebih dewasa dalam berfikir saya memutuskan untuk berhijrah yang sesungguhnya. karena sudah lebih mengerti konsekuensi dalam membuka aurat itu seperti apa dan saya merasa mendapatkan kenyamanan setelah menggunakan hijab. sekarang apabila saya tidak menggunakan hijab saya lebih merasa ada yang kurang dalam diri saya. hijab juga merubah cara pandang seseorang tentang siapa yang menggunakannya, merasa lebih dihormati dan dijaga karena berhijab juga merupakan faktor kenapa saya memilih berhijab saat ini, yang Insya Allah juga menjadi dorongan untuk saya agar bisa lebih taat lagi dalam memperdalam agama.

 

Terimakasih, Wasallam..