Dengan latar belakang sebagai pengajar jurusan teknik kimia di salah satu universitas negeri di Sumatera Utara, tidaklah sulit baginya untuk membuat sabun alami. Namun, sabun yang dibuat oleh Ibu Sukeksi bukanlah sembarang sabun biasa. Karena bahan baku dari pembuatan sabunnya tersebut merupakan bahan alami yang biasanya kita jumpai sehari-hari dan tanpa ada campuran dari bahan kimia.

Pembuatan sabun ini sudah dimulai dari setahun yang silam, namun baru dalam 3 bulan terakhir ini ia mulai menjual produknya tersebut. Awalnya beliau hanya membuat untuk kebutuhan rumah tangga dan mulai membagi-bagikannya ke teman, saudara, tetangga untuk menguji manfaat dan kegunaan sabun tersebut. Tetapi banyak yang suka dengan sabunnya tersebut. Dan ia pun mulai menjual sabun alami tersebut.

Sampai saat ini, beliau sudah menghasilkan beberapa jenis sabun alami dengan berbagai macam aroma antara lain, papaya, labu, sirih, urang aring, pandan, susu kambing, serai, lemon, oatmeal dan lain sebagainya.

Beberapa kali penelitian pun sudah dilakukan Ibu Lilis untuk pembuatan sabun ini. Dan tidak jarang pula menghadapi masalah, mulai dari salah campuran bahan baku, hasil sabun yang membuat iritasi kulit sampai dengan terjadinya kebakaran kecil saat mengolah sabun alami ini juga pernah dialami Ibu Lilis. Tapi hal-hal seperti itu tidak membuatnya pantang menyerah untuk membuat sabun ini.

Selain sabun ini bermanfaat, nilai lebih dari sabun alami ini adalah tidak adanya sisa limbah berbahaya dari pengolahan sabun ini. Ini adalah salah satu bukti kepeduliaan Ibu Lilis terhadap lingkungan di sekitarnya. “Biasanya pengolahan sabun pasti menghasilkan sisa bahan kimia berbahaya yang dibuang ke lingkungan sekitar dan sudah pasti mencemari lingkungan juga. Hal itu lah yang membuat saya, meminimalisir sisa limbah berbahaya dari pembuatan sabun ini. Karena lingkungan bisa tercemar bahkan rusak dengan adanya limbah berbahaya seperti itu. Tapi sabun alami ini tidak akan menghasilkan sisa limbah berbahaya, karena pembuatan dari sabun ini menggunakan bahan alami dan dibuat dengan tangan (manual) tanpa menggunakan mesin” ujar Ibu Lilis.

Kemasan sabun ini juga menjadi nilai lebih tersendiri, karena bungkus kertas yang digunakan Ibu Lilis terbuat dari serat kulit pisang yang organik sudah diolah, Jadisangat ramah lingkungan dan mudah terurai dibanding menggunakan plastik kemasan yang akan menjadi bahan non organik yang sangat sulit terurai dalam jangka waktu yang lama.

Kedepannya beliau juga akan terus berinovasi membuat produk alami seperti, hand body lotion, parfum, bedak dan lain sebagainya. “Semoga dengan adanya sabun alami ini, agar orang orang dapat beralih ke produk-produk yang lebih alami dan semua orang untuk lebih mencintai dan menjaga lingkungan demi kehidupan anak cucu kedepannya” harapan Ibu Lilis.

 

Contact Person :

Art 'Sari (Natural Soap and Shampoo)

Lilis Sukeksi

Alamat : Jalan Kapten Muslim 235A Gang Solo No.1 Medan

No. HP : 0821 6279 5117 / 0877 6620 8423

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.