Kolagit yang merupakan singkatan dari Kopi Gula Gita ini adalah obat serbuk yang bahan utamanya vaksin tebu temuan seorang mahasiswa jurusan Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Sumatera Utara sudah menjadi buruan orang. Sudah banyak orang yang merasakan manfaat dari obat diabetes ini. Tidak seperti kebanyakan anak-anak kelas 6 Sekolah Dasar di usianya yang hanya menghabiskan waktunya untuk bermain-main, Gita sudah mulai menghabiskan waktunya untuk membaca buku-buku tentang kesehatan, ramuan tradisional, buku diabetes dan buku lainnya. Hal ini dikarenakan kemauan keras dan dorongan dari sang ibu yang tidak tega melihat sosok ayah Gita yang harus menahan penyakit dari diabetes tersebut. Dengan rasa sayang yang sangat besar dan dorongan doa dari keluarga untuk melihat ayah nya sembuh dari penyakit diabetes, alhasil pada kelas 3 SMP Gita berhasil menemukan obat diabetes yang membuat ayahnya sembuh.

Memang terasa membingungkan jika mendengarkan bahan utamanya adalah tebu yang diketahui juga mengandung kadar gula yang cukup tinggi. Namun itulah Gita, mempunyai pemikiran yang luar biasa yang tidak disangka oleh orang-orang kebanyakan. Awalnya gadis berkerudung ini teringat bagaimana orang yang dipatok ular bisa disembuhkan dengan bisa ular itu juga. Nah, karena hal tersebut lah timbul pertanyaan di dalam benak Gita “Apa bisa penyakit gula disembuhkan dengan gula ?”.

Cerita keberhasilan Kolagit pun tersebar. Awalnya di lingkungan pertemanan sang ayah sampai ke penjuru Indonesia juga sudah mulai datang pesanan untuk membeli obat diabetes ini. Bahkan pesanan pun berdatangan sampai ke belahan Mancanegara, seperti Malaysia, Mesir, Amerika Serikat dan Kanada.

Selain disibukkan dengan jadwal kuliah yang padat, gadis berusia 20 tahun ini juga aktif diberbagai komunitas seperti komunitas peduli diabetes dan komunitas peduli limbah yang ia bentuk sendiri.

Berhubungan baik terus dilakukan Gita dengan para pasien nya yang membeli Kolagit. Jadi dia tahu proses kesembuhan dari pasiennya tersebut. Bagi Gita, tak ada yang lebih penting daripada kesembuhan pasien. Dia selalu berkonsultasi dan meyakinkan setiap pasien nya untuk sembuh. “Karena kabar kesembuhan pasien adalah penghargaan luar biasa bagi saya, lebih berharga dibandingkan segala materi yang dia dapatkan” ujar Gita.

“Menjadi bagian dari PBB di bidang perlindungan anak UNICEF dan di bidang kesehatan WHO adalah segelintir impian yang akan saya wujudkan. Dan mengharumkan nama baik Indonesia di mata dunia. Halangannya adalah saya sendiri gak bisa berbahasa Inggris, tapi itu gak menyurutkan semangat saya untuk mewujudkan impian tersebut” ujar gadis berkacamata tersebut.

Tidak puas dengan Kolagit saja, kedepannya Gita akan membuat penemuan obat baru lagi yang akan dia buat dari bahan baku limbah sayur dan limbah lainnya. Dan juga akan meluncurkan sebuah buku yang berhubungan dengan perjalanannya membuat obat diabetes sampai obat diabetes tersebut berhasil menyembuhkan pasien-pasiennya dan juga ayahanda tercinta.

 

Contact Person :

Gita Adinda Nasution

Alamat : Jalan Brigjend Katamso Gang Bunga No.14 Medan

No. HP : 0813 7560 2830 - 0852 6195 8833